LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
PENINGKATAN PEMBELAJARAN NORMA DAN KEADILAN MELALUI MODEL PEMBELARAN PJBL DENGAN MEDIA VIDEO DI KELAS 7C SMP IT FITRAH INSANI
|
Lokasi |
SMP IT FITRAH INSANI
|
|||||||||||||||||||||
|
Lingkup Pendidikan |
Sekolah Menengah Pertama
|
|||||||||||||||||||||
|
Tujuan yang ingin dicapai |
Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pembelajaran materi Norma dan keadilan melalui Model PjBL dengan media pembelajaran Pembuatan Video
|
|||||||||||||||||||||
|
Penulis |
Ummi hendrawati S.H/ MAHASISWA PPG UPI 2022
|
|||||||||||||||||||||
|
Tanggal |
6 Desember 2022 |
|||||||||||||||||||||
|
Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
|
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk di laksanakan , apa yang menjadi peran dan tanggung jawab kita sebagai guru dalam melaksanakan praktek pembelajaran dengan Model PJBL pada materi Norma dan Keadilan Latar belakang dari praktik pembelajaran ini adalah peserta didik kelas VII C belum mampu menelaah macam – macam norma serta penerapan dan pelanggaran norma dalam kehidupan bermasyarakat. . Hal ini tampak pada kemampuan dasar peserta didik dalam pemahaman terhadap materi menelaah contoh penerapan dan pelanggaran normamasih rendah. Hal ini sangat penting untuk di bagikan karena berdasarkan Praktik Pengalaman lapangan (PPL) yang dilakukan banyak perubahan sikap pada peserta didik yang berdampak pada proses pembelajaran. Sikap yang terjadi pada peserta didik seperti : 1. Peserta didik belum aktif dalam kegiatan berdiskusi 2. Peserta didik malu untuk menyampaikan hasil karya 3. Peserta didik terlihat lesu dan tidak bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar 4. Peserta didik tidak fokus dalam mengikuti kegiatan belajar 5. Kondisi ini diperburuk dengan kurangnya keaktifan peserta didik dalam kegiatan diskusi kelompok. Kegiatan kelompok hanya didominasi oleh Peserta didik yang tingkat kecerdasannya tinggi Pada masing-masing kelompok terdiri dari 6-7 peserta didik, akan tetapi yang benar-benar bekerja atau berdiskusi hanya 2/3 orang saja, yang sisanya hanya bermain. Selain itu kurangnya penggunaan TPACK dalam kegiatan pembelajaran, kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dan kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif dikelas dalam proses pembelajaran. Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah sebagai peneliti yaitu meneliti tentang permasalahan yang terjadi selama proses belajar mengajar di kelas dan menyelesaikan masalah-masalah khusus pembelajaran yang dihadapi.
|
|||||||||||||||||||||
|
Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,
|
Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, Setelah dilakukan identifikasi masalah dengan refleksi diri, maka beberapa tantangan yang dihadapi adalah: 1. Masih ada peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi karena peserta didik yang dominan lebih pandai dan pintar yang banyak menyelesaikan diskusi kelompok tersebut. 2. Masih ada peserta didik yang belum percaya diri untuk mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas 3. Anggapan peserta didik belajar menelaah unsur-unsur puisi itu sulit sehingga membuat peserta didik lesu dalam menerima pelajaran Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah peserta didik, pendidik, teman sejawat dan kepala sekolah. Tantangan itu yang menyebabkan pendidik harus melewatinya dengan berbagai cara seperti menerapkan media yang sesuai dengan gaya belajar peserta didik serta model pembelajaran yang mendukung.
|
|||||||||||||||||||||
|
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
|
Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini Tantangan yang ada segera diselesaikan dengan baik oleh saya di antaranya yaitu: 1. Masih ada peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi dan pembuatan video karena peserta didik yang dominan lebih pandai dan pintar yang banyak menyelesaikan diskusi kelompok tersebut. Saya lebih intens lagi dalam membimbing peserta didik yang belum memahami tugas yang akan dilakukan, agar peserta didik yang masih pasif dalam kegiatan diskusi dapat berperan aktif di kelompoknya. (Sesuai sintaks 3) 2. Masih ada peserta didik yang belum percaya diri untuk mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas. Saya mendampingi dan memberikan contoh kepada peserta didik baik individu maupun kelompok bagaimana cara mempresentasikan hasil laporan kelompok dan tetap memberikan semangat dan apresiasi kepada peserta didik atau kelompok yang sudah tampil. (Sesuai sintaks 3 dan 4) 3. Berkaitan dengan anggapan peserta didik membuat video penerapan dan pelaksanaan macam macam norma itu sulit. Pada kegiatan pendahuluan pembelajaran saya memberikan motivasi dan apersepsi yang bisa membuat peserta didik lebih bersemangat dalam belajar teks puisi.(Sesuai sintaks 1) Langkah-langkah yang lain juga diambil antara lain, 1. Berkaitan dengan model pembelajaran Berdasarkan karakteristik tersebut, langkah-langkah pembelajaran Project Based Learning (PJBL) yang bisa dirancang oleh guru adalah sebagai berikut:
2. Berkaitan dengan bahan ajar dan media ajar Saya menggunakan bahan ajar berupa PPT per pertemuan juga LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk mengukur ketercapaian belajar peserta didik dan saya juga menggunaakan video pembelajaran yang ditampilkan lewat Televisi yang dihubungkan ke laptop , berbasis TPACK sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. 3. Berkaitan dengan penilaian Saya juga menggunakan lembar penilaian untuk menilai secara keseluruhan dari ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Serta lembar penilaian spiritual dan sikap sosial. Tentunya dalam instrumen lengkap mulai dari kisi-kisi, indikator ketercapaian setiapa ranah, dan rubrik penilaian untuk melengkapi penilaian di akhir pembelajaran. Selain itu adal penilaian Pretest dan Post Test melalui Quiziz
|
|||||||||||||||||||||
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
|
Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut Dampak dari penggunaan model pembelajaran Project Based Learning dapat membuat pemahaman peserta didik lebih baik dan peserta didik lebih termotivasi terhadap materi menelaah pelanggaran dan penerapan Norma dan Keadila n di kelas &C SMP IT Fitrah Indsani . Peserta didik bersemangat dalam pembuatan video atau mencari video yang ada di you tube dan tidak cepat bosan dalam pembelajaran, karena pada saat pembelajaran peserta didik di bagi menjadi beberapa kelompok serta per kelompok diberikan tugas mencari contoh video tentang pelanggaran norma dan penerapannya dalam kehidupan sehari hari yang diberikan oleh pendidik. Hasil yang didapatkan selama proses pembelajaran sangat di luar dugaan , meliahat hasil video tiap kelompok yang sangat bagus baik dalam suarfa ataupun dalam pengeditannya. Hal ini disebabkan juga karena pemilihan model dan media pembelajaran sudah sesuai dengan materi pembelajaran. Dalam proses pembelajaran berlangsung, dengan menggunakan langkah-langkah tersebut, respon dari lingkungan sekitar yaitu teman sejawat dan kepala sekolah memberikan respon positif . Faktor yang menunjukkan bahwa model pembelajaran yang telah dilakukan berhasil adalah dengan pemahaman peserta didik dalam belajar dan hasil belajar. Oleh karena itu, dengan Model Project Based learning yang dipadukan dengan pembuatan video mengenai pelanggaran dan penerapan norma dalam kehidupan sehari hari dan media pembelajaran yang menarik, akan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Demikianlah paparan kami mengenai Best Practice selam mengikuti kegiatan PPG ini semoga dapat bermanfaat bagi semuanya. Mohon maaf atas segala kekurangan
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar